Jisheng Gao Pengusaha Judi Bola China Menyelesaikan Transaksi Pembelian Klub Sepakbola Southampton

Pengusaha judi bola yang berasal dari China, Jisheng Gao telah menyelesaikan transaksi pembelian klub sepakbola Southampton. Pemilik klub sepakbola Southampton, Katharina Liebherr mengungkapkan hal ini kepada para penggemar dalam sebuah surat pada hari Senin (14/8).

“Kami menjalin kemitraan dengan keluarga Gao yang akan diikuti dengan kerja sama yang ekstensif dan membuahkan hasil. Saya sangat senang dengan apa yang akan kita raih bersama di masa depan,” kata Liebherr.

Meskipun tidak ada rincian kesepakatan yang diumumkan, media lokal melaporkan bahwa pengusaha judi bola Gao telah membeli 80 persen saham dengan nilai sekitar £ 210 juta ($ 272,69 juta). Liebherr mempertahankan 20 persen saham yang dimilikinya di klub sepakbola Southampton.

Liebherr mengatakan bahwa dia telah membangun hubungan yang dekat dengan putri pengusaha judi bola tersebut yang bernama Nelly Gao. Media lokal melaporkan bahwa Nelly Gao akan bergabung dengan dewan pengurus klub sepakbola Southampton.

Jisheng Gao yang berumur 64 tahun adalah pendiri, Presiden Komisaris, dan Presiden Direktur perusahaan judi bola Lander Sports Development Co Ltd. Liga Premier menyetujui transaksi pembelian yang dilakukan oleh perusahaan Gao pada bulan Juni. Kesepakatan tersebut secara resmi menyebabkan ada 28 klub sepakbola di benua Eropa yang berada di bawah kepemilikan China.

Tujuh di antara klub sepakbola tersebut ada di negara Inggris : West Bromwich Albion, Birmingham City, Aston Villa, Wolves, Reading dan Northampton. Selain itu. 13 persen saham klub sepakbola Manchester City juga dimiliki oleh pengusaha judi bola dari China.

Pemerintah China menyatakan ketidaksetujuannya atas tindakan yang dilakukan oleh para pengusaha dari negara tersebut dalam membeli klub sepakbola yang ada di luar negeri. Pemerintah China menyebutnya sebagai pembelian aset yang tidak masuk akal di luar negeri dan telah memperketat modal yang diizinkan untuk meninggalkan negara China.

Bank-bank yang ada di negara China diinstruksikan untuk tidak membiarkan perusahaan pengembang properti Dalian Wanda membiayai atau menyuntikkan aset ke beberapa anak perusahaan yang ada di luar negeri. Perusahaan pengembang properti Dalian Wanda memiliki saham di klub sepakbola Atletico Madrid.